Setelah mengalami mimpi buruk, Chen Mu secara tidak sengaja mendapatkan “Mata Misterius”, sepasang mata kanan yang dapat merekam dan meniru teknik‑teknik gaib milik orang lain. Tak lama kemudian, ia terjebak dalam permainan dewa misterius bernama “Kereta Bawah Tanah Pembunuhan”. Ia berhasil selamat dari pertarungan seratus orang berkat kemampuan barunya, namun hal ini membuat organisasi misterius “Kelompok Mahjong” mengincarnya.
Setelah kembali ke kantor, Chen Mu menyadari bahwa pesta perayaan Grup Jin ternyata adalah salinan permainan misterius besar bernama “Kenaikan Jabatan Mario”. Di dalam salinan permainan yang diikuti ribuan orang ini, ia menyembunyikan kekuatannya sambil menyaksikan perebutan kekuasaan di antara para petinggi perusahaan. Berkat pengamatannya yang tajam terhadap aturan permainan, ia mempertaruhkan umur panjangnya di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mendapatkan hadiah yang sangat besar, namun hal itu juga menarik perhatian banyak pihak.
Babak ketiga permainan “Chu He Han Jie” berubah menjadi medan perang catur yang kejam. Chen Mu memimpin rekan‑rekannya maju ke depan, hingga akhirnya berhadapan langsung dengan pengelola salinan permainan, yaitu Ahli Gaib bintang tiga yang kuat bernama Chilian, dan ia dikalahkan seketika oleh orang tersebut.
Setelah permainan berakhir, Chen Mu menemukan bahwa Chilian ternyata bersembunyi di dalam perusahaan. Sementara itu, Jin Xiaolu, gadis berambut pirang yang mati demi dirinya di dalam mimpi, bersikap asing terhadapnya di dunia nyata. Untuk melindungi dirinya sendiri dan mencari kebenaran, Chen Mu bergabung dengan “Departemen Investigasi Misterius” yang baru dibentuk perusahaan. Bekerja sama dengan peretas Jiang Yue, ia mulai mengungkap rahasia di balik permainan dewa misterius. Mereka menemukan bahwa di dunia ini tidak ada kekuatan gaib yang sesungguhnya, hanya saja terdapat para “penipu” yang ingin menjadi dewa. Organisasi misterius bernama “Bayangan” muncul ke permukaan, dan “Mata Misterius” yang dimiliki Chen Mu tampaknya menjadi kunci untuk memecahkan semua teka‑teki.
Setelah kembali ke kantor, Chen Mu menyadari bahwa pesta perayaan Grup Jin ternyata adalah salinan permainan misterius besar bernama “Kenaikan Jabatan Mario”. Di dalam salinan permainan yang diikuti ribuan orang ini, ia menyembunyikan kekuatannya sambil menyaksikan perebutan kekuasaan di antara para petinggi perusahaan. Berkat pengamatannya yang tajam terhadap aturan permainan, ia mempertaruhkan umur panjangnya di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan mendapatkan hadiah yang sangat besar, namun hal itu juga menarik perhatian banyak pihak.
Babak ketiga permainan “Chu He Han Jie” berubah menjadi medan perang catur yang kejam. Chen Mu memimpin rekan‑rekannya maju ke depan, hingga akhirnya berhadapan langsung dengan pengelola salinan permainan, yaitu Ahli Gaib bintang tiga yang kuat bernama Chilian, dan ia dikalahkan seketika oleh orang tersebut.
Setelah permainan berakhir, Chen Mu menemukan bahwa Chilian ternyata bersembunyi di dalam perusahaan. Sementara itu, Jin Xiaolu, gadis berambut pirang yang mati demi dirinya di dalam mimpi, bersikap asing terhadapnya di dunia nyata. Untuk melindungi dirinya sendiri dan mencari kebenaran, Chen Mu bergabung dengan “Departemen Investigasi Misterius” yang baru dibentuk perusahaan. Bekerja sama dengan peretas Jiang Yue, ia mulai mengungkap rahasia di balik permainan dewa misterius. Mereka menemukan bahwa di dunia ini tidak ada kekuatan gaib yang sesungguhnya, hanya saja terdapat para “penipu” yang ingin menjadi dewa. Organisasi misterius bernama “Bayangan” muncul ke permukaan, dan “Mata Misterius” yang dimiliki Chen Mu tampaknya menjadi kunci untuk memecahkan semua teka‑teki.
Sign in or sign up to post comments.
Be the first to comment












